Novelini ditulis Hamka, dia adalah seorang ulama, aktivis politik dan penulis terkenal di nusantara yang lahir pada 17 Februari 1908, Maninjau Sumbar. Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck di pilih sebagai bahan penelitian karena di dalam novel ini terdapat tokoh-tokoh yang memiliki sifat yang dapat di teladani. Selain itu, penulis juga
Metodedeskriptif dilakukan untuk menganalisis dokumen berupa novel untuk mendeskripsikan tokoh utama wanita bernama Hayati secara fisik dan nonfisik serta mendeskripsikan Hal ini terdapat dalam kutipan novel Tenggelamnya Kapal van der Wijck karya Hamka yang diungkapkan oleh Zainuddin kepada Hayati dalam BAB 6 "Berkirim-kiriman surat
Makadari itu peneliti ingin mengangkat penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis pendidikan karakter apa saja yang terkandung dalam novel "Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck". Metode
Untukmenganalisis novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck ini metode yang digunakan adalah metode analisis wacana kritis Norman Fairclough. Analisis wacana kritis model Norman Fairclough ini melihat bahasa sebagai praktik kekuasaan. Sudut pandang yang digunakan untuk menganalisis novel tersebut ialah humanisme Islam.
DariNovel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck Karya Hamka". Skripsi ini disusun untuk melengkapi dan memenuhi syarat untuk memperoleh gelar sarjana SI pada Fakultas Ushuluddin dan Filsafat pada Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam UIN Ar-Raniry Darussalam, Banda Aceh. Penyusunan skripsi ini berhasil diselesaikan berkat bantuan
KbVPPq.
menganalisis novel tenggelamnya kapal van der wijck